12 December 2024
PAGE Indonesia: Aktivitas dan Pencapaian dari 5 Agensi PBB (Hanya Tersedia dalam Bahasa Inggris)
- United Nations Environment Programme (UNEP)
UNEP memberikan dukungan kebijakan untuk LCDI dan memperkuat kapasitas dalam melaksanakan inisiatif hijau di tingkat nasional dan sub-nasional. Kontribusi UNEP meliputi pembuatan inventaris regional tentang sampah dan susut pangan (FLW) serta merumuskan strategi konkret untuk mencapai SDG 12.3. UNEP juga bermitra dalam inisiatif ekonomi sirkular, memperkuat kebijakan untuk pemulihan hijau, dan keberlanjutan di sektor-sektor kunci.
- International Labour Organization (ILO)
ILO berfokus pada pekerjaan hijau dan just transition, dengan melakukan studi di sektor minyak goreng sawit dan rantai nilai kendaraan listrik (EV). Upaya ini menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan dan strategi pengembangan keterampilan. ILO juga meneliti sektor energi terbarukan, mengidentifikasi potensi jutaan lapangan kerja dalam skenario energi berkelanjutan, serta mengadakan forum yang berdampak untuk mempromosikan pekerjaan hijau dan praktik konservasi keanekaragaman hayati.
- United Nations Development Programme (UNDP)
UNDP memfasilitasi integrasi prinsip-prinsip ekonomi hijau ke dalam kebijakan pembangunan Indonesia, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Low Carbon Development Initiative (LCDI). Pencapaian utamanya meliputi penyusunan peta jalan ekonomi sirkular, penyelenggaraan lokakarya keberlanjutan, dan promosi mekanisme pembiayaan hijau yang inovatif. Inisiatif lain seperti aplikasi "Ngupahan" untuk pengolahan sisa pangan di Kabupaten Bogor dan Ideathon sebagai media kompetisi untuk pemuda terkait isu ekonomi hijau, menjadi contoh pendekatan berbasis komunitas UNDP dalam mendorong keberlanjutan.
- United Nations Industrial Development Organization (UNIDO)
UNIDO mempelopori praktik efisiensi sumber daya dan produksi bersih di industri seperti pupuk, besi, baja, serta makanan dan minuman. UNIDO melakukan penilaian industri secara mendalam dan mempromosikan prinsip ekonomi sirkular untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan daya saing. UNIDO juga mendukung kesiapan EV melalui studi yang mendalam dan mengadakan pertemuan dengan para pemangku kepentingan utama untuk membahas strategi percepatan transformasi industri hijau.
- United Nations Institute for Research and Training (UNITAR)
UNITAR berfokus pada pendidikan dan pembangunan kapasitas melalui inisiatif seperti kursus Inclusive Green Economy Modelling (IGEM), yang memberdayakan mahasiswa dengan keterampilan berpikir sistemik untuk perencanaan berkelanjutan. UNITAR juga menyelenggarakan lokakarya ekonomi sirkular dan dialog kebijakan yang membahas tantangan di sektor makanan dan minuman. Upaya ini sejalan dengan tujuan pembangunan jangka panjang Indonesia menuju ekonomi hijau dan rendah karbon.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai aktivitas, inisiatif, dan seluruh pencapaian dari 5 agensi PBB, unduh dan baca selebaran di bawah ini atau melalui tautan berikut: Aktivitas dan Pencapaian dari 5 Agensi PBB, untuk mengeksplorasi bagaimana PAGE Indonesia telah mendorong transformasi berkelanjutan di berbagai sektor (Hanya tersedia dalam Bahasa Inggris).
Download